SpongeBob SquarePants

Minggu, 12 Agustus 2012

Kenapa Teknik ?


Nama            : Lia Armaya
Program Studi   : Teknik Industri
Saya memilih Teknik sesuai dengan minat saya dan kemampuan saya. Sejak SMP saya berkeinginan berkuliah di fakultas Teknik USU, karena menurut saya Teknik lebih menarik di banding fakultas yang lainnya, karena di teknik tidak hanya dibekali ilmu tetapi juga dibekali skill. Serta yang saya tahu fakultas Teknik adalah fakultas yang terkenal kompak di banding fakultas-fakultas lain. Dan itu menjadi daya tarik lainnya buat saya untuk memilih teknik.


Teknik Industri USU menjadi pilihan saya, karena yang saya tahu, Teknik Industri  mencakup semua bidang-bidang yang ada di fakultas Teknik menjadi satu. Untuk Teknik yang terlengkap berada di Teknik Industri. Dengan masuk ke fakultas Teknik maka mental juga akan di didik nantinya. Mental-mental anak Teknik yang terkenal keras juga akan di terapkan dalam diri saya secepatnya. Dan saya ingin menepis anggapan bahwa mental cewek itu lemah. Dengan masuk ke fakultas Teknik saya akan membuktikan bahwa cewek juga bisa berada di Teknik yang lebih umumnya merupakan tempat untuk cowok, dan bermental keras. Dan ingin membuktikan bahwa cewek bisa sesukses cowok di Teknik.

Sejauh ini, hal-hal ini saja yang saya ketahui tentang Teknik. Informasi tentang Teknik lainnya ingin segera dapat saya ketahui langsung setelah saya masuk dalam kampus Teknik sebentar lagi.


Untuk dapat berkesempatan lulus di Teknik Industri USU tidaklah mudah perjuangan yang saya lakukan. Saya mulai fokus mengikuti Bimbel (Bimbingan Belajar) untuk SNMPTN sejak kelas 1 SMA. Dan saya juga sempat gagal dalam Jalur Undangan, dan gagal menjadi mahasiswa Teknik pada saat itu. Namun semua kegagalan saya tersebut telah saya bayarkan dengan kelulusan saya di Teknik Industri lewat jalur SNMPTN tertulis. Dan akhirnya saya berhasil menjadi mahasiswa Teknik Industri USU dan saya bangga.


Perjuangan yang saya lakukan tidak semudah membalikkan telapak tangan, saya banyak belajar dari kegagalan saya. Kegagalan saya di Jalur Undangan semakin membangkitkan ambisi saya untuk bisa masuk di Teknik USU. Sayapun mulai memperbaiki diri dari mulai cara belajar yang lebih saya seriuskan, rutin mengikuti bimbel, dan tentunya selalu berdoa dengan rendah hati di hadapan Allah SWT. Karena sekuat apapun usaha saya jika saya sombong dan tidak mau berdoa kepada-Nya saya tidak akan menjadi seperti sekarang ini. Tetapi doa tanpa usahapun itu sama aja nonsense karena Allah ingin lihat sejauh mana usaha kita.

Karena untuk bisa mencapai kesuksesan terkadang seseorang harus merasakan sakitnya jatuh dan pahitnya kegagalan. Semua itu akan mencetak mental kuat dan semangat bangkit dalam diri kita ketika suatu saat kita terjatuh. o\ (^_^)/o

Tidak ada komentar:

Posting Komentar