Nama : Lia Armaya
Program Studi :
Teknik Industri
Saya memilih
Teknik sesuai dengan minat saya dan kemampuan saya. Sejak SMP saya berkeinginan
berkuliah di fakultas Teknik USU, karena menurut saya Teknik lebih menarik di
banding fakultas yang lainnya, karena di teknik tidak hanya dibekali ilmu tetapi
juga dibekali skill. Serta yang saya tahu fakultas Teknik adalah fakultas yang
terkenal kompak di banding fakultas-fakultas lain. Dan itu menjadi daya tarik
lainnya buat saya untuk memilih teknik.
Teknik Industri USU menjadi pilihan saya, karena yang saya
tahu, Teknik Industri mencakup semua
bidang-bidang yang ada di fakultas Teknik menjadi satu. Untuk Teknik yang
terlengkap berada di Teknik Industri. Dengan masuk ke fakultas Teknik maka
mental juga akan di didik nantinya. Mental-mental anak Teknik yang terkenal
keras juga akan di terapkan dalam diri saya secepatnya. Dan saya ingin menepis
anggapan bahwa mental cewek itu lemah. Dengan masuk ke fakultas Teknik saya
akan membuktikan bahwa cewek juga bisa berada di Teknik yang lebih umumnya
merupakan tempat untuk cowok, dan bermental keras. Dan ingin membuktikan bahwa
cewek bisa sesukses cowok di Teknik.
Sejauh
ini, hal-hal ini saja yang saya ketahui tentang Teknik. Informasi tentang
Teknik lainnya ingin segera dapat saya ketahui langsung setelah saya masuk
dalam kampus Teknik sebentar lagi.
Untuk dapat berkesempatan lulus di Teknik Industri USU tidaklah mudah perjuangan yang saya lakukan. Saya mulai fokus mengikuti Bimbel (Bimbingan Belajar) untuk SNMPTN sejak kelas 1 SMA. Dan saya juga sempat gagal dalam Jalur Undangan, dan gagal menjadi mahasiswa Teknik pada saat itu. Namun semua kegagalan saya tersebut telah saya bayarkan dengan kelulusan saya di Teknik Industri lewat jalur SNMPTN tertulis. Dan akhirnya saya berhasil menjadi mahasiswa Teknik Industri USU dan saya bangga.
Untuk dapat berkesempatan lulus di Teknik Industri USU tidaklah mudah perjuangan yang saya lakukan. Saya mulai fokus mengikuti Bimbel (Bimbingan Belajar) untuk SNMPTN sejak kelas 1 SMA. Dan saya juga sempat gagal dalam Jalur Undangan, dan gagal menjadi mahasiswa Teknik pada saat itu. Namun semua kegagalan saya tersebut telah saya bayarkan dengan kelulusan saya di Teknik Industri lewat jalur SNMPTN tertulis. Dan akhirnya saya berhasil menjadi mahasiswa Teknik Industri USU dan saya bangga.
Perjuangan
yang saya lakukan tidak semudah membalikkan telapak tangan, saya banyak belajar
dari kegagalan saya. Kegagalan saya di Jalur Undangan semakin membangkitkan
ambisi saya untuk bisa masuk di Teknik USU. Sayapun mulai memperbaiki diri dari
mulai cara belajar yang lebih saya seriuskan, rutin mengikuti bimbel, dan
tentunya selalu berdoa dengan rendah hati di hadapan Allah SWT. Karena sekuat
apapun usaha saya jika saya sombong dan tidak mau berdoa kepada-Nya saya tidak
akan menjadi seperti sekarang ini. Tetapi doa tanpa usahapun itu sama aja
nonsense karena Allah ingin lihat sejauh mana usaha kita.
Karena untuk bisa mencapai kesuksesan terkadang seseorang harus merasakan sakitnya jatuh dan pahitnya kegagalan. Semua itu akan mencetak mental kuat dan semangat bangkit dalam diri kita ketika suatu saat kita terjatuh. o\
(^_^)/o

Tidak ada komentar:
Posting Komentar